Catatan Awal Blog
Selamat datang saudaraku, sohib, dan kawan-kawan! Ini adalah ruangan persinggahan bersahaja kami. Tak banyak yang bisa kami persembahkan dan perkenalkan. Mungkin ruangan ini juga sekadar tempat kita bercanda — melepas penat, melepas dahaga, melepas segala sengkarut kehidupan. Tak terasa, umur tlah kian menua. Perjalanan tlah cukup panjang sama-sama kita lewati. Anda, mungkin, teman bermain kelereng waktu aku kecil, atau kala belajar di kala SD, SMP, atau kala SMA. Semua, tentu, ada kenangan-kenangan yang beragam. Anda mungkin juga teman berdebat kala di Jogja, pada saat kita sama-sama sok jadi “pahlawan”. Anda juga barangkali teman saat kita bertemu sudah sama-sama menua, sama-sama mencari nafkah, sama-sama mencari kehidupan atau keyakinan. Selamat datang, terimalah salam hangatku.[]©
Taufan Hidayat
e-mail: taufan38@gmail.com — taufan38@yahoo.co.id
_______________________________________________________________
Setiap orang memikul tanggung jawabnya sendiri. Kita tidak dapat hidup tanpa dukungan dari orang lain; oleh karena itu kita harus saling memberikan dukungan dengan menghibur, menasihati, dan saling mengingatkan.
–dari The Book of Divine Thought







blog nya bagus
saya akan sering mampir, pasti
buat nimba ilmu
salam sukses !!!
Piye kabare mas? Blognya udah jadi belum?
Oleh: achmad fuadi on Maret 23, 2008
at 11:39 pm
Halo.. halo…
Selamat datang di dunia blog.. Segera saya link dengan blog saya..
Apa kbr Red? Saya slalu menyertai dalam doa dan “perjuangan. Bisa!
Oleh: Ready Susanto on Maret 24, 2008
at 5:17 pm
Dalem ‘rawuh’ mas Taufan. Lama gak ketemu ya mas, piye kabere….apik..apik wae thoo…
El, kapan kita bisa lesehan lagi? Sukses slalu.
Oleh: Ellyasa on Maret 26, 2008
at 8:05 pm
piye kabre mas taufan. selamat datang di dunia weblog mas. webloge adem
Smoga snantiasa adem dan damai slalu. Doa kami dari Bandung untu Kanada.
Oleh: labibah on Maret 27, 2008
at 3:57 am
Taufan Hidayat! Senang sekali kembali berjumpa dengan teman lama. rasanya ada tangan kuat yang tiba tiba menarikku ke masa silam. Betapa indah kennagan itu. Betapa cepat ia berlalu. Rasanya baru kemarin dan tiba tiba aku kini bapak dengan beberapa anak. Aku suka blogmu, menarik, dan bikin aku juga kepingin ngeblog. sejauh ini aku hanya sesekali melihat lihat blog, sebab labibah sudah terlampau aktif dalam dunia blog. teman teman seniman di Yogya banyak yang ngeblog, tapi teman teman iain tidak. Selamat! Salam buat Rama.
Ali! Ya, Ali.
Waktu trus berlalu….
Kadang sirna apa yang kita tuju….
Tapi perburuan yang paling seru adalah soal makna,
yang tak bisa diraba, tapi bisa dirasa…
Salam,
Oleh: aly d musyrifa on Maret 30, 2008
at 7:48 pm
bagus mas, bolehkan ngutip-ngutip postingnya.
Cuman kliping kok mas. Kapan2 ingin menggoreskan dari keringat dan darah yang tersisa.
Oleh: babul ulum on Maret 31, 2008
at 12:49 pm
salam
selamat bertemu lg… blognya bagus… kpn kumpul2 lg?….
Salam kawan,
Kita slalu saja bermain dalam ruang dan waktu, dalam rindu dan kenangan.
Lanskap yang kita liput kadang juga tertutup kabut. Tapi pertemanan selalu memberikan makna bahwa kehidupan terasa sangat sempit.
Salam,
Oleh: hairus salim on April 7, 2008
at 4:24 pm
aaah, ini sebuah blog yang menarik juga, walau pun sufi jalaludin rumi sudah lama jadi kenangan, tapi rumi seperti masih menari baru saja kemarin ini.
oh, ya. saya senang dengan teman saya yang satu ini, TH, seorang penyanjung sufisme yang sangat bagus apresiasinya. hanya saja sayang, rumi tidak merokok,sedang TH baru saja berhenti merokok di pertengahan 2008. katanya merokok tak ada gunanya dari semua sisi. bahkan mempercepat kematian. aslinya orang sufi memang tak ada yang merokok. karena rokok itu diimani berasdal dari ar kencing iblis. bagaimana jiwa mau suci kalau air kencing yang sangat najis itu terus dimasukkan ke rongga dada? puah! puah! pergilah kau rokok dan sgala asapnya. bagi teman-teman yan g ingin berhubungan dengan saya, silahkan email e juftazani@yahoo.com. atau jftazani@gmail.com terutama teman-teman dari yogya. saya sekarang lagi belajar nulis opini. opini. dan opini. budaya? masih belajar juga. masih belajar dan teruslah belajar! puisi, masih juga. saya mencari penerbit untuk menrbitkan puisi-puisi saya. ada yang berminat?
Sobat,
Percayalah, dalam kehangatan “cinta abadi” lah, pertemenan, perkawanan, percumbuan
yang paling tulus dan abadi!
Salam,
Meski aku terlahir bukan sebagai penyair, darahku, air mataku, ADALAH PENYAIR.
KUTETESKAN DARAH DAN AIRMATAKU.
Bahkan, airmataku pun kini tlah mengering. O, bangsaku!
Btw, puisi-puisimu tlah aku muat dalam blog. Coba lihat siaran saya tgl 15 Maret 2008.
Salam hangat,
Taufan
Oleh: juftazani@yahoo.com on Mei 3, 2008
at 4:40 pm
piecemeal says : I absolutely agree with this !
Oleh: piecemeal on Mei 29, 2008
at 5:34 pm