<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Persinggahan Taufan Hidayat &#187; Sikap</title>
	<atom:link href="http://taufanhidayat.wordpress.com/category/sikap/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://taufanhidayat.wordpress.com</link>
	<description>Tak ada keyakinan tanpa pengetahuan, tak ada Surga tanpa tindakan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 Jan 2009 21:38:58 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='taufanhidayat.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/03504c776f23880fa67bf6cd6a3fb509?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Persinggahan Taufan Hidayat &#187; Sikap</title>
		<link>http://taufanhidayat.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://taufanhidayat.wordpress.com/osd.xml" title="Persinggahan Taufan Hidayat" />
		<item>
		<title>Surat para Rabbi Yahudi kepada Sekjen Hizbullah Sayid Hassan Nasrallah</title>
		<link>http://taufanhidayat.wordpress.com/2009/01/13/surat-para-rabbi-yahudi-kepada-sekjen-hizbullah-sayid-hassan-nasrallah/</link>
		<comments>http://taufanhidayat.wordpress.com/2009/01/13/surat-para-rabbi-yahudi-kepada-sekjen-hizbullah-sayid-hassan-nasrallah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jan 2009 21:32:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Taufan Hidayat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sikap]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina dan Yahudi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://taufanhidayat.wordpress.com/2009/01/13/surat-para-rabbi-yahudi-kepada-sekjen-hizbullah-sayid-hassan-nasrallah/</guid>
		<description><![CDATA[Kepada Rakyat Lebanon yang Terhormat,
Assalamu Alaikum,
Semoga rahmat Yang Mahakuasa bagi kalian semua, keluarga kalian, dan seluruh saudara kami yang mulia di Lebanon.
Kami berbicara kepada kalian sebagai suara Yahudi sejati, umat Yahudi yang setia kepada ajaran Taurat dari Yang Mahakuasa, di seluruh dunia.
Kurang daripada sebulan yang lalu kami menyampaikan sebuah surat terbuka kepada Dr. Al-Zahar, dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taufanhidayat.wordpress.com&blog=3215868&post=178&subd=taufanhidayat&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kepada Rakyat Lebanon yang Terhormat,</p>
<p>Assalamu Alaikum,<br />
Semoga rahmat Yang Mahakuasa bagi kalian semua, keluarga kalian, dan seluruh saudara kami yang mulia di Lebanon.</p>
<p>Kami berbicara kepada kalian sebagai suara Yahudi sejati, umat Yahudi yang setia kepada ajaran Taurat dari Yang Mahakuasa, di seluruh dunia.</p>
<p>Kurang daripada sebulan yang lalu kami menyampaikan sebuah surat terbuka kepada Dr. Al-Zahar, dan masyarakat Gaza sekaligus seluruh rakyat Palestina. Dalam surat ini, dengan pertolongan Yang Mahakuasa, kami menyampaikan kepedihan, duka-cita, dan kekecewaan kami dalam kaitan dengan kekejaman yang dilakukan oleh negara &#8220;Israel&#8221; yang ilegal (berdasarkan atas hukum-hukum Taurat, hukum umat Yahudi).<span id="more-178"></span></p>
<p>Kami menyatakan bahwa kami telah menulis kepada Dr. Al-Zahar secara personal untuk menyampaikan belasungkawa dan simpati kami atas kehilangannya. Kami lebih jauh menyatakan bahwa sejujurnya kami menyampaikan belasungkawa kepada setiap keluarga yang menderita kerugian dan kehilangan karena tangan-tangan iblis ini, negara Zionis &#8220;Israel&#8221;. Apa yang seharusnya kami nyatakan adalah bahwa kami<br />
semestinya secara pribadi menulis dan mengunjungi setiap penduduk Gaza dan seluruh bangsa Palestina untuk menyampaikan perasaan hati kami dan seluruh kedukaan kami, yang merasakan penderitaan bangsa yang tidak berdosa ini di tangan sebuah entitas, yang telah dinyatakan dan ditetapkan oleh Taurat yang suci dan autoritas kerabbian kami sebagai sepenuhnya terlarang.</p>
<p>Lebih jauh, seluruh rakyat Palestina, kerabat, dan keturunan mereka, yang tersebar di seluruh dunia, harus mendengarkan dan merasakan empati kami, dukungan kami, dan doa kami kepada Yang Mahakuasa bagi mereka. Pada akhirnya, kami menyadari bahwa setiap orang dari bangsa ini telah dipengaruhi secara emosional oleh negara Zionis itu.</p>
<p>Kepada yang terhormat, Sayid Hassan Nasrallah, perasaan kami kepada rakyat Lebanon juga persis sama.</p>
<p>Kami telah mendengar anda berbicara baru-baru ini pada pemakaman Tuan Imad Mughniyah dan dalam banyak kesempatan sebelumnya. Maka, kami mengetahui bahwa anda dan organisasi anda sepenuhnya menyadari adanya perbedaan yang tegas antara Zionisme dan Yudaisme, dan terdapat banyak orang Yahudi, apakah mereka yang berada di Palestina atau di seluruh dunia, yang sepenuhnya menentang Zionisme dan negara &#8220;Israel&#8221;.</p>
<p>Delegasi para rabbi kami telah menjadi tamu di negeri anda yang agung, Lebanon, dan telah dijamu oleh organisasi anda, Hizbullah. Kami di sana dalam rangka menghadiri Konferensi Persekutuan Parlemen Internasional bagi Pembelaan Nasib Palestina.</p>
<p>Penghormatan yang diberikan kepada kami sungguh di luar perkiraan. Pada saat itu, berkat Yang Mahakuasa, kami berkesempatan untuk secara langsung menyaksikan dan mengalami, fakta bahwa bangsa Arab dan umat Muslim, meskipun mengalami penderitaan panjang di tangan Zionisme, ternyata tidak lantas menjadi korban pengaruh jahatnya.</p>
<p>Ke mana pun kami pergi, kami menerima kasih-sayang dan persahabatan.<br />
Perhatian kepada kenyamanan kami ke mana pun kami berkunjung di Lebanon adalah prioritas utama dari setiap individu. Saat itulah, kami menyaksikan apa yang mereka derita akibat pendudukan Zionis. Kami terkejut dan sangat menghargai karena semua yang ditunjukkan kepada kami dari penderitaan-penderitaan itu sama sekali tidak disertai tuduhan-tuduhan yang diarahkan kepada para rabbi kami atau kepada bangsa Yahudi secara keseluruhan.</p>
<p>Bangsa Arab dan umat Muslim jelas masih mengingat bahwa kami tidak memiliki konflik agama dan bahwa kami telah hidup bersama secara harmonis selama ribuan tahun. Banyak dari mereka yang memahami adanya perbedaan antara Zionisme dan Yudaisme.</p>
<p>Izinkan kami menyebutkan tiga contoh pengalaman yang sangat inspiratif, yang kami dapatkan di Lebanon, yang telah meninggalkan kesan mendalam di dalam hati kami.</p>
<p>Kami berkunjung ke pusat penjara Khiam dan menyaksikan betapa kejamnya penyiksaan-penyiksaan yang rakyat Lebanon alami selama bertahun-tahun, dan yang dunia abaikan begitu saja. Kami telah mendengar bahwa Zionis menghancurkan penjara itu pada invasi terakhir mereka atas Lebanon, dengan tujuan menghancurkan ingatan akan penyiksaan-penyiksaan itu.</p>
<p>Kami juga mengunjungi sisa-sisa kamp pengungsi Sabra dan Shatilla; kami berbicara kepada pengungsi Palestina di sana dan menyalakan lilin di Martyrs Square, dimana pembantaian yang terkenal itu terjadi. Di kedua tempat itu, air mata kami menetes atas penderitaan tragis yang terjadi dan bertentangan dengan setiap logika hak asasi manusia.</p>
<p>Kami juga berkesempatan untuk menggelar unjuk rasa terhadap Zionisme dan negara &#8220;Israel&#8221;, tepat di seberang pendudukan Zionis, di gerbang Fatima, titik yang menghubungkan Lebanon dengan pendudukan Zionis. Tentu saja, sudah banyak saudara kami yang tinggal di dalam pendudukan Zionis yang terus melakukan unjuk rasa terhadap rezim itu dari dalam dan menanggung risiko yang sangat besar. Mereka secara brutal dipukuli dan ditahan.</p>
<p>Kami juga ingin memberi tahu anda dan saudara kami, rakyat Lebanon,<br />
bahwa ketika Israel menginvasi Lebanon, masyarakat Yahudi di seluruh<br />
dunia turut serta dalam demonstrasi-demonstrasi demi mendukung rakyat<br />
Lebanon. Di Kanada, Inggris, dan AS, kami dari komunitas relijius<br />
Yahudi menghadirkan rabbi-rabbi yang berbicara pada semua unjuk rasa<br />
itu untuk mengekspresikan kecaman dan perlawanan kami kepada serangan<br />
kejam dan brutal atas Lebanon. Ini di luar demonstrasi-demonstrasi<br />
yang digelar secara mandiri oleh komunitas-komunitas Yahudi secara global.</p>
<p>Kami dengan penuh kerendahan hati memohon kepada yang mulia Sayid Hassan Nasrallah untuk menerima kata-kata kami dan menyampaikan pesan ini kepada rakyat Lebanon dan para pengungsi Palestina di negeri anda.</p>
<p>Izinkan kami mengulangi bahwa kami berbicara kepada anda sebagai suara<br />
Yahudi sejatiï¿½umat Yahudi yang setia kepada ajaran Taurat dari Yang Mahakuasa, di seluruh penjuru dunia.</p>
<p>Meskipun terbatas dalam menyampaikan perasaan kami yang terdalam, hanya dalam rangkaian kata, kami umat Yahudi dengan kerendahan hati ingin menyampaikan kepada anda, kepada rakyat Lebanon, Gaza, dan seluruh bangsa Palestina, segelintir kata sebagai upaya menyampaikan dukungan, duka-cita yang mendalam, dan simpati bahwa kami semua merasakan apa yang kalian rasakan dalam saat-saat yang paling tragis dan traumatis ini.</p>
<p>Sekali lagi, izinkan kami mengatakan bahwa akan lebih pantas dan layak jika kami secara personal menulis dan berbicara kepada setiap korban dari negara Zionis &#8220;Israel&#8221;.</p>
<p>Semoga kata-kata yang sederhana dan sedikit ini bisa menjadi pesan yang melipur lara, menjalin persahabatan, dan memberikan dukungan kepada anda, rakyat Lebanon, dan kepada warga Gaza serta seluruh bangsa Palestina.</p>
<p>Umat Yahudi sejati di seluruh dunia, tentu saja termasuk mereka yang berada di seluruh wilayah Palestina, dengan pertolongan Yang Mahakuasa, tidak akan pernah menerima ideologi Zionisme dan tidak akan pernah mengakui realisasi dari rencana bid&#8217;ahnya, yaitu negara &#8220;Israel&#8221;.</p>
<p>Ikatan kami yang sesungguhnya adalah kepada Yang Mahakuasa dan Taurat-Nya. Posisi moral kami adalah bahwa kami diperintahkan untuk meniru Yang Mahakuasa, &#8220;Jika Yang Mahakuasa adalah Yang Maha Pengasih, maka kami akan menjadi umat yang pengasih.&#8221; Kami selalu dan akan selalu, dengan pertolongan Yang Mahakuasa, untuk tetap memisahkan diri dari kesesatan dan kehendak iblis ini, yakni &#8220;Zionisme dan negara Israel&#8221;.</p>
<p>Izinkan saya mengingatkan anda, bahwa Yang Mahakuasa secara eksplisit telah memerintahkan kepada kami, umat Yahudi, sejak penghancuran Kuil, sekitar dua ribu tahun silam, untuk bertingkah-laku rendah hati dan setia kepada setiap negeri dimana kami tinggal. Lebih jauh, kami dilarang untuk melakukan pemberontakan terhadap setiap bangsa, kami tidak berupaya untuk mengakhiri periode pengasingan kami. Kami dilarang untuk mendirikan negara atau entitas eksklusif bagi kami sendiri.</p>
<p>Kami berdoa bagi kalian, semoga kita semua bisa menanti hingga hari dimana Yang Mahakuasa akan menunjukkan kejayaan di seluruh dunia.</p>
<p>Pada hari itu, semua umat manusia, akan datang ke Tanah Suci, dalam harmoni dan persaudaraan, demi mengabdi kepada Yang Mahakuasa dalam perdamaian.</p>
<p>Sekitar seratus tahun lalu, Zionis tiba di Palestina dalam rangka merealisasikan mimpi mereka, yakni mentransformasi Yudaisme dari sebuah agama kepada nasionalisme. Dan saat itu dimulailah sebuah sejarah pahit pemberontakan melawan Tuhan, yang pada akhirnya berwujud dalam negara ilegal &#8220;Israel&#8221;.</p>
<p>Sejak penciptaan negara &#8220;Israel&#8221;, rakyat Palestina dan rakyat Lebanon terus menanggung derita yang tak terperikan. Mereka ditindas, dipukuli, dibunuhi, dihinakan, dan diusir.</p>
<p>Meskipun, dalam surat ini dan dalam kesempatan ini, tidaklah pantas jika kami mengulas penderitaan pribadi kami di tangan rezim Zionis, kami merasa adalah penting untuk menyampaikan fakta ini kepada masyarakat Arab. Moralitas kita menyatakan bahwa dengan saling berbagi penderitaan, maka manusia bisa meringankan penderitaan itu dalam batas-batas tertentu. Hal ini juga untuk menunjukkan kepada semua orang akan kejujuran dalam perlawanan kami kepada pertumbuhan mengerikan dari negara Yahudi iniï¿½apa yang disebut negara &#8220;Israel&#8221;.</p>
<p>Dengan demikian, izinkan kami menyatakan bahwa sejak kehadiran para pendosa dan ateis ini, yakni Theodore Herzl dan gangnya yang menyuarakan suara-suara jahat dalam menyebarkan ideologi iblis mereka, bid&#8217;ah Zionisme, masyarakat Yahudi juga mengalami penderitaan yang tidak terkira, baik fisik maupun spiritual di tangan-tangan mereka. Saudara-saudara kami yang bertakwa kepada Tuhan di seluruh Palestina terus mengalami pemukulan, pembunuhan, pemenjaraan, dan penindasan sejak munculnya Zionisme hingga hari ini. Mereka juga merupakan<br />
korban-korban para pelaku kriminal yang sama yang menindas rakyat Palestina dan Lebanon.</p>
<p>Izinkan kami memberi tahu bahwa para pemimpin, rabbi, dan orang-orang bijak sejati kami di Palestina, Timur Tengah, Eropa, dan di seluruh dunia, secara vokal dan antusias menyuarakan perlawanan total mereka kepada Zionisme dan negara &#8220;Israel&#8221;, sejak kemunculannya. Mereka meneriakkan dan mengecam seluruh kejahatan yang dilakukannya terhadap rakyat Palestina dan Lebanon. Mereka meneriakkan penindasan terhadap umat Yahudi yang relijius dan negara Israel secara konstan berupaya menghapus dan menghancurkan segala sesuatu yang Ilahi dan relijius. Mereka tanpa kenal lelah dan takut telah mendemonstrasikan, dalam<br />
pengorbanan diri yang besar, penentangan mereka kepada pemberontakan melawan Tuhan ini.</p>
<p>Berbagai fatwa yang tak terhitung banyaknya telah dikeluarkan oleh para pemimpin sejati kami, yang meminta umat Yahudi untuk setia kepada Yang Mahakuasa dan Taurat-Nya, dan untuk memisahkan diri mereka dari negara &#8220;Israel&#8221; yang ilegal dan penuh dosa serta dari kejahatan-kejahatan yang bersumber darinya.</p>
<p>Puji Tuhan, pesan-pesan mereka telah didengar oleh banyak Yahudi yang bertakwa dan telah ditaati. Lebih jauh, ribuan dari mereka telah berdiri bersama rabbi-rabbi mereka untuk terus mendemonstrasikan tanpa kenal takut, hingga hari ini, di seluruh Palestina yang diduduki dan dunia, perlawanan mereka terhadap negara &#8220;Israel&#8221;.</p>
<p>Semua itu terdokumentasikan dengan baik, tetapi diabaikan oleh kekuatan-kekuatan media yang dikendalikan Zionis dan karena adanya intimidasi terhadap mereka yang berani mengungkapkan kebenaran.</p>
<p>Satu lagi persoalan yang penting untuk disampaikan, selain adanya banyak perintah di dalam Taurat untuk berbuat kebajikan dan larangan jelas atas Zionisme, kami bersimpati dan sensitif kepada nasib rakyat Palestina dan Lebanon, karena kami umat Yahudi pernah mengalami diskriminasi ekstrim dan penderitaan tragis di kamp-kamp konsentrasi di Eropa. Kerabat-kerabat dekat kami menderita dan terbunuh di sana. Kami juga menyadari dan telah mengalami bagaimana rasanya diusir<br />
ketika kami dipaksa meninggalkan dari rumah-rumah kami di seluruh Eropa. Pengalaman inilah yang membentuk pemahaman dan perasaan kami bagi penderitaan rakyat Palestina dan Lebanon.</p>
<p>Hingga kini, bagi pemahaman kami yang manusiawi dan terbatas, tampak bahwa entitas iblis ini, yakni negara &#8220;Israel&#8221;, tidak akan pernah menyerah dan akan terus menebarkan kejahatannya terhadap manusia-manusia yang tidak berdosa di bawah kendalinya.</p>
<p>Namun demikian, ingatlah dan tenangkanlah diri kalian, wahai saudara-saudara kami di Palestina dan Lebanon, bahwa ada Penguasa Semesta, yang Mahabesar, Maha Pengasih, yang benar-benar mengendalikan dunia ini. Dia mampu dan akan mengakhiri penderitaan ini.</p>
<p>Di dalam Taurat, dinyatakan bahwa perbuatan melawan Yang Mahakuasa tidak akan pernah berhasil. Negara &#8220;Israel&#8221; ini, menurut Taurat, pada akhirnya niscaya akan berakhir.</p>
<p>Mari kita berdoa dan memohon kepada-Nya, untuk menghadirkan pelucutan total yang segera dan damai dari negara ilegal ini pada zaman kita. Dengan anugerah Yang Mahakuasa, semoga Dia merealisasikan hal ini, tanpa ada penderitaan dan kepedihan lebih lanjut. Amin.</p>
<p>Tolong sampaikan pesan ini kepada setiap saudara sebangsa anda yang menderita di bawah penindasan &#8220;Zionisme Israel&#8221;. Terkhusus, tolong sampaikan pesan ini kepada para kerabat dari para korban, yang terluka dan cacat, dan yang mendekam di penjara-penjara Israel.</p>
<p>Sampaikan kepada mereka semua solidaritas kami dan dukungan kami. Kami merasa terhina oleh aksi-aksi yang mengatasnamakan kami. Kami memohon kepada anda untuk menyampaikan pesan ini kepada rakyat di Lebanon dan Palestina, bahwa ada ribuan Yahudi di seluruh dunia dan di Palestina yang berdiri bersama kalian dan yang menentang Zionisme serta negara &#8220;Israel&#8221;. Mereka berlepas diri dari aksi-aksi kaum Zionis. Kami memohon kepada anda untuk memberikan pencerahan bahwa ketika bangsa dan umat anda bersua dengan orang-orang Yahudi, jangan memandang mereka sebagai musuh-musuh. Kita semua melayani Tuhan yang Esa.</p>
<p>Sekali lagi, kami akan tetap berdoaï¿½berharap dan cemas bagi kalian semua.</p>
<p>Semoga kita bisa segera menjumpai pada masa kita, pelucutan total, segera, dan damai dari negara &#8220;Israel&#8221;.</p>
<p>Semoga Yang Mahakuasa merealisasikan janji-janji-Nya bahwa semua manusia akan melayani-Nya dalam harmoni dan perdamaian. Amin.</p>
<p>Assalam Alaikum<br />
Kami sungguh berada di pihak kalian,</p>
<p>28 Januari 2008</p>
<p>1. Rabbi Moshe Dov Beck &#8211; Rabbi Yisroel Dovid Weiss (AS, Kanada)<br />
2. Rabbi Meir Hirsh (Palestina)<br />
3. Rabbi Ahron Cohen (Inggris Raya)<br />
sumber: nkusa.org disadur dari icc-jakarta.com</p>
Posted in Sikap Tagged: Palestina dan Yahudi <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/taufanhidayat.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/taufanhidayat.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/taufanhidayat.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/taufanhidayat.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/taufanhidayat.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/taufanhidayat.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/taufanhidayat.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/taufanhidayat.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/taufanhidayat.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/taufanhidayat.wordpress.com/178/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taufanhidayat.wordpress.com&blog=3215868&post=178&subd=taufanhidayat&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://taufanhidayat.wordpress.com/2009/01/13/surat-para-rabbi-yahudi-kepada-sekjen-hizbullah-sayid-hassan-nasrallah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6d6fbbdeb2998d5b217c96287841fc61?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Taufan Hidayat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>CATATAN 2008</title>
		<link>http://taufanhidayat.wordpress.com/2009/01/01/catatan-2008/</link>
		<comments>http://taufanhidayat.wordpress.com/2009/01/01/catatan-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jan 2009 03:50:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Taufan Hidayat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sikap]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://taufanhidayat.wordpress.com/2009/01/01/catatan-2008/</guid>
		<description><![CDATA[Hidup adalah tragedi, hadapi itu.&#8221;
Bunda Teresa
Berbagai tragedi terus saja terjadi, tetapi itu tak boleh menyurutkan kita untuk menghadapinya. Catatan berbagai peristiwa semakin mungukuhkan kita bahwa dunia tak akan pernah seindah slogan, meski kita tahu, bahwa slogan adalah sebuah harapan, dan apa jadinya dunia tanpa harapan.
Dua peristiwa penting yang menjadi catatan 2008 adalah: bencana ekonomi AS [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taufanhidayat.wordpress.com&blog=3215868&post=174&subd=taufanhidayat&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Hidup adalah tragedi, hadapi itu.&#8221;<br />
Bunda Teresa<br />
Berbagai tragedi terus saja terjadi, tetapi itu tak boleh menyurutkan kita untuk menghadapinya. Catatan berbagai peristiwa semakin mungukuhkan kita bahwa dunia tak akan pernah seindah slogan, meski kita tahu, bahwa slogan adalah sebuah harapan, dan apa jadinya dunia tanpa harapan.<br />
Dua peristiwa penting yang menjadi catatan 2008 adalah: bencana ekonomi AS yang memiliki efek runtuhnya gunung es yang teramat dahsyat dan serangan membabi buta akhir tahun Israel atas warga Palestina di Jalur Gaza.<br />
Peristiwa pertama akan berdamapak ke segala penjuru mata angin. Kapitalisme sebagai sokoguru perekonomian dunia mengalami masa-masa sulit. Berbagai ulasan dari pelbagai sudut pandang telah saya baca dan renungkan. Benang merah yang dapat saya ambil, tak ada yang imun, tak ada boleh merasa super. Di balik runtuhnya imperium (kapitalisme) ekonomi AS, dalam jangka panjang, sebenarnya juga menyimpan bom waktu buat dirinya sendiri. Eksploitasi atas sumber daya alam yang amat rakus adalah bencana besar kemanusian yang tinggal menunggu waktu.<br />
Peristiwa kedua mewakili arogansi kekuasaan, rendahnya solidaritas kemanusiaan, berbahayanya pemahaman agama secara radikal, dan tradisi peperangan yang tak pernah akan surut dari muka bumi. Timur Tengah memang sebuah ironi. Dari sinilah agama-agama langit lahir. Dari sini pulalah konflik berkecambah, beranak pinak. Agama yang pada awalnya merupakan pemandu moral bisa berubah wajah menjadi mesin pembunuh.<br />
Hidup memang tragedi, tetapi harus kita hadapi. Bukan dengan uang semata, apalagi mesiu. Sudah saatnya kita kembali kepada nurani, kepada jiwa, kepada kesadaran, kepada moralitas, kepada Sangkan Paraning Dumadi.<br />
Bandung, 1 Januari 2009.</p>
Posted in Sikap  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/taufanhidayat.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/taufanhidayat.wordpress.com/174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/taufanhidayat.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/taufanhidayat.wordpress.com/174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/taufanhidayat.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/taufanhidayat.wordpress.com/174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/taufanhidayat.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/taufanhidayat.wordpress.com/174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/taufanhidayat.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/taufanhidayat.wordpress.com/174/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taufanhidayat.wordpress.com&blog=3215868&post=174&subd=taufanhidayat&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://taufanhidayat.wordpress.com/2009/01/01/catatan-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6d6fbbdeb2998d5b217c96287841fc61?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Taufan Hidayat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>FPI dan AKKBB</title>
		<link>http://taufanhidayat.wordpress.com/2008/06/02/keangkuhan/</link>
		<comments>http://taufanhidayat.wordpress.com/2008/06/02/keangkuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2008 02:40:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Taufan Hidayat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sikap]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://taufanhidayat.wordpress.com/?p=149</guid>
		<description><![CDATA[Keangkuhan menempatkan diri kita diatas posisi yang selayaknya, lalu memaksa diri sendiri dan orang lain untuk bertindak sesuai posisi itu, sedangkan tawadhu adalah merendahkan diri ke posisi di bawah selayaknya, bukan karena syahwat atau salah. -Plato
Lagi-lagi keangkuhan itu menyeruak dan berdarah-darah. Bangsa yang tlah lahir sebagai komunitas yang heterogen ingin diseragamkan dengan cara-cara yang brutal. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taufanhidayat.wordpress.com&blog=3215868&post=149&subd=taufanhidayat&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><a href="http://taufanhidayat.files.wordpress.com/2008/04/fpi.gif"><img class="alignleft size-full wp-image-150" style="float:left;margin:0 10px 10px 0;" src="http://taufanhidayat.files.wordpress.com/2008/04/fpi.gif?w=200&#038;h=75" border="0" alt="" width="200" height="75" /></a><span style="color:#003300;"><strong><span style="font-size:18pt;">K</span></strong></span><span style="color:#800000;"><span>eangkuhan menempatkan diri kita diatas posisi yang selayaknya, lalu memaksa diri sendiri dan orang lain untuk bertindak sesuai posisi itu, sedangkan <em>tawadhu</em> adalah merendahkan diri ke posisi di bawah selayaknya, bukan karena syahwat atau salah.</span><strong><span> <span style="color:#003300;">-Plato</span></span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;">Lagi-lagi keangkuhan itu menyeruak dan berdarah-darah. Bangsa yang tlah lahir sebagai komunitas yang heterogen ingin diseragamkan dengan cara-cara yang brutal. Di hari yang keramat, kelahiran Pancasila, kebhinekaan telah dicederai. Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) telah menjadi korban FPI dan elemen-elemen pro &#8220;kekerasan&#8221; untuk yang kesekian kalinya. Kaum berjubah yang mengatasnamakan Islam terus saja berulah dan sepertinya negara ini tanpa hukum dan hati nurani. Kita tundukkan kepala sejenak sebagai bela sungkawa pada tragedi ini.</p>
<p class="MsoNormal">
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/taufanhidayat.wordpress.com/149/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/taufanhidayat.wordpress.com/149/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/taufanhidayat.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/taufanhidayat.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/taufanhidayat.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/taufanhidayat.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/taufanhidayat.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/taufanhidayat.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/taufanhidayat.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/taufanhidayat.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/taufanhidayat.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/taufanhidayat.wordpress.com/149/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taufanhidayat.wordpress.com&blog=3215868&post=149&subd=taufanhidayat&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://taufanhidayat.wordpress.com/2008/06/02/keangkuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6d6fbbdeb2998d5b217c96287841fc61?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Taufan Hidayat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://taufanhidayat.files.wordpress.com/2008/04/fpi.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Toleransi</title>
		<link>http://taufanhidayat.wordpress.com/2008/03/20/toleransi/</link>
		<comments>http://taufanhidayat.wordpress.com/2008/03/20/toleransi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Mar 2008 13:58:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Taufan Hidayat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sikap]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://taufanhidayat.wordpress.com/?p=82</guid>
		<description><![CDATA[Semangat Toleransi

Laws alone can not secure freedom of expression; in order that every man present his views without penalty, there must be spirit of tolerance in the entire population. 
– Hukum pun tak dapat menjamin kebebasan berekspresi; agar setiap orang bebas mengungkapkan pandangannya, maka harus ada semangat toleransi di seluruh penjuru dunia ini.&#8221; ~ Albert [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taufanhidayat.wordpress.com&blog=3215868&post=82&subd=taufanhidayat&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal"><a href="http://taufanhidayat.files.wordpress.com/2008/03/window1.jpg" title="window1.jpg"><img src="http://taufanhidayat.files.wordpress.com/2008/03/window1.thumbnail.jpg?w=162&#038;h=118" alt="window1.jpg" style="float:left;margin:0 10px 10px 0;" border="0" height="118" width="162" /></a><b><span style="font-size:16pt;font-family:'Lucida Sans';color:maroon;">Semangat Toleransi<br />
</span></b><span style="font-size:10pt;font-family:'Lucida Sans';"><br />
<i><span style="color:#003300;">Laws alone can not secure freedom of expression; in order that every man present his views without penalty, there must be spirit of tolerance in the entire population</span></i>. </span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:'Lucida Sans';">– Hukum pun tak dapat menjamin kebebasan berekspresi; agar setiap orang bebas mengungkapkan pandangannya, maka harus ada semangat toleransi di seluruh penjuru dunia ini.&#8221; <span style="color:#003300;">~ Albert Einstein </span></span><span id="more-82"></span></p>
<p>Rangkaian kata Albert Einstein mencerminkan sebuah pandangan tentang<br />
arti penting semangat toleransi di dunia ini. Ide untuk membahas<br />
tentang semangat toleransi itu pun muncul begitu saja di dalam benak<br />
saya saat berkunjung ke Istambul pada tanggal 22 Maret 2007 lalu.<br />
Istambul merupakan kota strategis di wilayah Turki.</p>
<p>Dikatakan strategis karena di sebelah utara kota tersebut adalah<br />
benua Eropa, sedangkan benua Afrika di selatannya, sementara benua<br />
Asia berada di sebelah timur Istambul. Letak yang strategis<br />
menjadikan kota tersebut berkali-kali dipilih sebagai ibu kota<br />
negara, di antaranya oleh pemerintahan Roman (330-395), Byzantine<br />
(395-1204 dan 1261-1453), Latin (1204-1261) dan Ottoman (1453-1922).<br />
Kota bersejarah itu juga mendapatkan predikat Joint European Capital<br />
of Culture for 2010 berkat keunikannya.</p>
<p>Istambul lebih mirip kota-kota di Eropa, karena model bangunan di<br />
sana mayoritas bergaya Eropa. Dalam kesempatan tersebut kami sempat<br />
mengunjungi Blue Mosque, Hippodrome Square, Haghia Sophia, Topkapi<br />
Palace, Harem Section, Grand Bazzar, jembatan Bosphorus yang<br />
menghubungkan benua Asia dan Eropa. Kami sangat terkesan saat<br />
melongok kedalam gedung Haghia Sophia, sebuah bangunan yang disebut-<br />
sebut termegah dan terindah sepanjang sejarah.</p>
<p>Di dalam Haghia Sophia kami melihat-lihat lukisan Christus<br />
Pantocrator, orang suci John Chrysostom, lukisan pada batu abad ke-12<br />
yang menggambarkan Maria dan putranya, Raja Johannes Komnenos II dan<br />
Ratu Irene, dan juga mihrab Islam. Kami melihat budaya dari dua agama<br />
itu saling mengisi sejarah mewarnai keindahan dan kemegahan Haghia<br />
Sophia.</p>
<p>Haghia Sophia seakan cermin kecil dari kehidupan kita yang juga<br />
diwarnai kemajemukan agama, ras, budaya, bahasa, suku, bangsa,<br />
kondisi ekonomi dan lain sebagainya. Kemegahan dan keindahannya<br />
menyiratkan begitu penting semangat toleransi atas perbedaan yang<br />
ada. Selayaknya kita mengerti fungsi dan makna toleransi itu sendiri,<br />
agar kita semua dapat hidup dalam keharmonisan dan ketentraman,<br />
sevisi dan misi membangun masa depan yang lebih baik.</p>
<p>Prinsip toleransi menurut saya bukanlah menyamakan perbedaan yang<br />
ada, melainkan kesadaran akan adanya perbedaan. &#8220;Your neighbor&#8217;s<br />
vision is as true for him as your own vision is true for you. – Visi<br />
tetangga Anda tentu benar beginya, sebagaimana visi Anda tentu juga<br />
benar bagi Anda sendiri,&#8221; kata Miguel de Unamuno. Dengan akal dan<br />
hati nurani karunia Tuhan YME, kita pasti mampu bertindak arif dan<br />
cerdas, yaitu menghayati adanya perbedaan. Sehingga kita mampu<br />
berinteraksi dengan saling menghargai.</p>
<p>Tengoklah contoh realitas yang ada di Rusia, di mana warga muslim di<br />
sana hidup damai berdampingan dengan agama-agama lain. Kehidupan<br />
toleransi yang saling menghargai telah berhasil mempererat<br />
persahabatan berbagai suku bangsa Rusia seperti Tatar, Chechnya,<br />
Inghus, Kabardin, dan Dagestan. Tak hanya itu, semangat toleransi<br />
sangat membantu suku-suku itu melestarikan identitas budaya dan<br />
peradaban masing-masing di antara mereka.</p>
<p>Prinsip toleransi berikutnya adalah tidak mempersoalkan perbedaan.<br />
Sebaliknya, kemajemukan dalam prinsip toleransi justru menjadi sarana<br />
bagi satu sama lain di antara kita untuk memperkaya budaya dan<br />
memajukan kehidupan. &#8220;Tolerance can lead to learning something. –<br />
Toleransi dapat membimbing kita untuk mempelajari sesuatu,&#8221; kata<br />
Jakob Dylan.</p>
<p>Prinsip toleransi juga mengedepankan antusiasme kita dalam berbuat<br />
kebaikan sebanyak mungkin dan meninggalkan perbuatan melanggar hukum<br />
atau kejahatan sejauh mungkin. Tolok ukur sebagai manusia yang lebih<br />
baik atau tidak dalam prinsip toleransi bukan berdasarkan pada<br />
perbedaan. Ukuran manusia dikategorikan lebih baik atau tidak<br />
berlandaskan pada nilai-nilai kemanusiaan.</p>
<p>&#8220;What is tolerance? It is the consequence of humanity. We are all<br />
formed of frailty and error; let us pardon reciprocally each other&#8217;s<br />
folly – that is the first law of nature. – Apakah arti toleransi?<br />
Toleransi merupakan konsekuensi atas nilai-nilai kemanusiaan. Kita<br />
semua mempunyai kekurangan dan kesalahan; jadikan masing-masing<br />
diantara kita saling memaafkan satu sama lain – itulah hukum alam<br />
yang pertama,&#8221; papar Voltaire.</p>
<p>Sebut saja wanita mulia seperti Cheng Yen atau Bunda Teresa yang sama-<br />
sama berjuang atas nama kemanusiaan untuk seluruh umat manusia di<br />
dunia tanpa membedakan warga negara, agama, ras, suku dan lain<br />
sebagainya. Padahal Cheng Yen merupakan tokoh agama Budha yang sangat<br />
disegani di Taiwan, sedangkan Bunda Teresa juga seorang tokoh agama<br />
Katolik terkemuka dari Kalkuta – India. Bukankah kemuliaan mereka<br />
bukan dikarenakan kelebihan dari perbedaan yang mereka miliki? Mereka<br />
menjadi tokoh ternama dan mulia karena semangat toleransi dalam diri<br />
mereka yang lebih mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.</p>
<p>Perbedaan adalah anugerah terbesar dan terindah dari Tuhan YME kepada<br />
kita. Demikian pula dengan toleransi, &#8220;Toleration is the greatest<br />
gift of the mind,…- Toleransi adalah anugrah dari pikiran yang paling<br />
luar biasa,&#8221; ucap Helen Keller. Di atas segala perbedaan yang ada,<br />
dengan semangat toleransi kita akan mendapatkan manfaat yang jauh<br />
lebih besar dan kemampuan meningkatkan nilai diri kita sebagai<br />
manusia yang berakal dan berhati nurani.[]</p>
<p><i><span style="color:#003300;">Sumber: Semangat Toleransi oleh Andrew Ho. Andrew Ho adalah seorang<br />
pengusaha, motivator, dan penulis buku-buku best seller</span></i></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/taufanhidayat.wordpress.com/82/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/taufanhidayat.wordpress.com/82/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/taufanhidayat.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/taufanhidayat.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/taufanhidayat.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/taufanhidayat.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/taufanhidayat.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/taufanhidayat.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/taufanhidayat.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/taufanhidayat.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/taufanhidayat.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/taufanhidayat.wordpress.com/82/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taufanhidayat.wordpress.com&blog=3215868&post=82&subd=taufanhidayat&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://taufanhidayat.wordpress.com/2008/03/20/toleransi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6d6fbbdeb2998d5b217c96287841fc61?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Taufan Hidayat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://taufanhidayat.files.wordpress.com/2008/03/window1.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">window1.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>